Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) adalah jurnal yang menerbitkan penelitian asli saat ini tentang rekam medis dan manajemen informasi kesehatan dengan menggunakan pendekatan interdisipliner.

Lingkup Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI):
  1. Studi Manajemen Informasi Kesehatan: Manajemen RMIK (Rekam Medis dan Informasi Kesehatan), Manajemen Desain Formulir Rekam Medis, Etika dan Hukum Kesehatan dalam pengelolaan RMIK, Sistem Pembiayaan dalam Pelayanan Kesehatan.
  2. Klasifikasi Kodifikasi Penyakit dan Tindakan, dengan pendekatan ICD manual maupun elektronik serta INA CBGs.
  3. Manajemen Mutu Informasi Kesehatan: Manajemen Mutu RMIK, Akreditasi dan Manajemen Resiko.
  4. Sistem Informasi Kesehatan: Statistik Fasilitas Pelayanan Kesehatan (manual dan elektronik).
  5. Manajemen Unit Kerja Rekam Medis.
  6. Teknologi Informasi Kesehatan: Pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan rekam medis dan informasi kesehatan.

Kebijakan Bagian

Artikel

  • Centang Naskah Terbuka
  • Centang Diindeks
  • Centang Telah di-Peer review

Proses Peer Review

Proses review akan dilakukan selama dua minggu. Naskah yang sudah direview dan diterima kemudian diberikan kepada editor bagian yang akan dilanjutkan kepada penulis untuk melihat kembali hasil review yang telah dilakukan. Jika penulis tidak sepakat dengan keputusan tersebut, ia bisa memberikan komentar atau reaksi terhadap komentar reviewer untuk kemudian dilakukan peninjauan kembali oleh reviewer. Proses peninjuan kembali ini akan berlangsung selama dua minggu.

Setelah proses review selesai dan penulis menerima hasil review, naskah diberikan pada editor bagian untuk editorial akhir sebelum penerbitan. Editor berhak untuk merubah naskah apabila dipandang perlu, misal dengan memperpendek isi naskah atau menghilangkan bagan dan tabel.

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

Pengarsipan

OJS sistem LOCKSS berfungsi sebagai sistem pengarsipan terdistribusi antar-perpustakaan yang menggunakan sistem ini dengan tujuan membuat arsip permanen (untuk preservasi dan restorasi). Lanjut...

Etika Publikasi

Demi mempertahankan kualitas isi artikel/publikasi serta menghindari pelanggaran penerbitan/plagiarisme dalam proses penerbitan, Tim Editorial menerapkan etika publikasi ilmiah Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia.

Tata cara etika publikasi ini berlaku bagi penulis, mitra bestari, dan pengelola jurnal/tim editorial. Etik publikasi ilmiah mencakup tiga nilai etika dalam publikasi, yaitu (1) Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan publikasi (2) Keadilan, yakni memberikan hak penulisan kepada yang berhak menulis (3) Kejujuran, yakni bebas dari plagiarisme dalam publikasi.

Etika publikasi berpedoman pada etika publikasi yang telah dikeluarkan oleh Komite Etika Publikasi (Komisi Etika Publikasi / COPE). Etika Penulis

  1. Penulis harus memastikan artikel hasil penelitian yang dikirim ke redaksi adalah orisinil yang bersumber dari ide dan gagasan sendiri, bukan menjiplak ide/gagasan orang lain tanpa plagiarism.
  2. Penulis harus menuliskan artikel sesuai dengan gaya selingkung Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia(JMIKI).
  3. Penulis harus menuliskan rujukan dari rujukan jika mengutip hasil karya orang lain.
  4. Penulis tidak keberatan jika artikel mengalami penyuntingan tanpa mengubah substansi.
  5. Penulis wajib mengikuti kaidah pengiriman jurnal yaitu meliputi tahap berikut yaitu pengiriman artikel secara online, penyuntingan artikel, review artikel sampai ke tahap penerbitan artikel di jurnal JMIKI.
  6. Penulis harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga naskah dapat diproses secara lancar dan aman.

Etika Editor

  1. Editor memastikan panduan penulisan diakses dengan jelas oleh penulis dan mengkomunikasikan kepada penulis secara transparan.
  2. Editor memastikan reviewer dan menginformasikan ketentuan dan proses review serta menjaga privasi penulis.
  3. Editor Jurnal bertanggungjawab dalam memutuskan naskah yang layak dipublikasikan melalui rapat Dewan Editor yang mengacu pada kebijakan editorial. Sementara untuk mendeteksi plagiarisme, dipercayakan kepada penulis dengan membuat surat pernyataan bebas plagiarism.
  4. Editorial tidak akan memberitahukan kepada penulis tentang siapa yang menelaah kelayakan terbit dan sebaliknya (blind review).
  5. Editor bertanggungjawab terhadap kutipan, referensi, atas artikel yang disunting.
  6. Editor bertanggungjawab untuk mengoreksi yang disarankan oleh reviewer sudah dikerjakan.
  7. Editor bertanggungjawab untuk mengoreksi artikel sudah sesuai dengan kebijakan Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia(JMIKI).

Etika Reviewer

  1. Reviewer bersikap jujur, objektif, tidak bias, independen dan hanya berpihak pada kebenaran ilmiah. Proses penelaahan naskah dilakukan secara profesional tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, antar-golonga dan kepentingan penulis.
  2. Reviewer harus memastikan bahwa sumber referensi/kutipan naskah telah sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan). Jika ditemukan kesalahan atau penyimpangan dalam penulisan sumber referensi/kutipan, reviewer harus segera menginformasikan ke redaksi untuk dilakukan perbaikan oleh penulis sesuai catatan dari reviewer.
  3. Reviewer harus merespon naskah yang telah dikirim oleh redaksi dan bekerja sesuai dengan waktu penelaahan naskah (peer-review) yang telah ditetapkan (maksimal 3 minggu).